Fungsi Aluminium Foil Atap

https://1.bp.blogspot.com/-59MRaGJQ7aY/YW6FtxBs8xI/AAAAAAAAHpc/caXyzqGfsR03pjqdJjtFbt5UlyYslOn1gCLcBGAsYHQ/s72-w400-c-h283/Radiant%2BBarrier.jpg click to zoom
Ditambahkan 23.55
Kategori Artikel
Harga APAKAH FUNGSI ALUMINIUM FOIL? Mengapa Rumah / Gudang / Pabrik / Bangunan lain perlu Aluminium Foil? Sebetulnya yg lebih tepatnya adal...
Share
Hubungi Kami
Beli

Review Fungsi Aluminium Foil Atap


APAKAH FUNGSI ALUMINIUM FOIL?

Mengapa Rumah / Gudang / Pabrik / Bangunan lain perlu Aluminium Foil?

Sebetulnya yg lebih tepatnya adalah > Bangunan memerlukan produk insulasi atap. Sedangkan Aluminium Foil fungsinya hanya sebagai material Radiant Barrier.

Apa itu Radiant Barrier?
Dapat dijelaskan pada gambar berikut



Radiant Barrier Material adalah jenis materi / benda yg dapat menghalau perpindahan panas / energi kalor secara radiasi. Kita tau penyebab utama terjadinya peningkatan suhu ruangan berasal dari Energi sinar matahari yang merambat melalu gelombang elektromagnetik sampai ke bumi, langsung mengenai permukaan atap. Setelah mengenai permukaan materi / benda, sebagian akan diserap dan sebagian lagi tidak diserap, atau bahasa mudahnya di pantulkan. Kemampuan suatu benda untuk meradiasikan energi yang diserapnya di sebut juga Emissivity.

Semakin kecil nilai Emissivity, maka semakin bagus benda / materi digunakan sebagai Radiant Barrier.
Berikut daftar nilai Emissivity dari beberapa benda / material:


Bisa kita lihat daftar disamping, Aluminium Foil mempunyai nilai Emissivity (E) 0.04, kayu mempunyai nilai (E) 0.90, Beton mempunyai nilai (E) 0.94. Atau dengan kata lain, Aluminium akan menerima / menyerap energi kalor hanya 4%, sedangkan kayu 90% dan Beton 94%

Jadi disini kita mulai mengerti kenapa Aluminium Foil digunakan sebagai penangkal panas / reflektif panas dibandingkan dengan material lain.

Benda yg juga bagus sebagai penolak radiasi panas adalah Emas (gold) dengan nilai Emissivity 0.02. Namun emas merupakan material yang sangat mahal. Maka dari itu material yg bagus dan murah yang dapat digunakan adalah Aluminium Foil



Namun istilah yang banyak sekali digunakan sebagai ALUMINIUM FOIL ATAP, di Indonesia, dipakai dengan sangat luas dan tidak spesifik. Karena istilah ALUMINIUM FOIL ATAP mencakup begitu banyak produk yang hanya sekedar Radiant Barrier atau juga Produk Insulasi atap lain yang luas.

Dengan banyaknya produk insulasi atap di pasar, dan berbagai istilah, jenis, dan harga, membuat lebih dari 90% orang tidak memahami produk yg akan dan sudah dibelinya. Banyak yg menyangka bahwa produk ALUMINIUM FOIL ATAP itu sama dan perbedaan hanya pada ketebalan dan harganya saja.

OKE, kembali lagi ke topik mengenai Radiant Barrier. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah cukup hanya dengan menggunakan Radiant Barrier? Banyak yg menduga bahwa menggunakan selembar aluminium foil (yg ternyata metalizing foil) yang tipis seperti kertas sudah cukup. Kenyataannya tidak demikian, banyak yg mengeluh dan bertanya kenapa sudah menggunakan "Aluminium Foil Atap" tapi masih panas.

Mari kita jawab pertanyaan ini. Betul bahwa Aluminium Foil sebagai Radiant Barrier sangat bagus untuk "Mereflektifkan Panas", tapi :
1. Kondisi optimum antara lapisan radiant barrier dengan atap adalah 9cm, jadi semakin dekat jaraknya maka akan semakin tidak optimum fungsinya. Karena kenyataannya jarak yg dipasang sekitar 3-5cm bisa juga lebih kecil (contoh: pada konstruksi rangka atap baja biasanya langsung menempel dengan atap)
2. Walaupun nilai E sangat kecil namun energi panas yg masuk sangatlah besar, maka 3-10% panas yg diserap akan ter-radiasi kembali melewati lapisan Radiant Barrier tersebut.
3. Aluminium Foil yg hanya selembar kertas / karung itu, yg ternyata adalah Metalized foil dengan kualitas yg rendah, dalam waktu singkat warnanya pudar, dan getas. Maka dalam waktu singkat fungsinya sudah berkurang drastis.
4. Lapisan Aluminium Foil ataupun Metalized foil fungsinya juga sangat tergantung kepada lapisan berwarna silver pada permukaannya, dan sering kali dengan berjalannya waktu, debu menempel semakin lama semakin tebal, sehingga nilai E (emissivity) dari lapisan radiant barrier tersebut menjadi tinggi dan sudah tidak maksimal fungsinya sebagai "Penolak Panas Atap"

Oleh karena ini, lapisan Radiant Barrier saja tidak cukup. Dibutuhkan lapisan-lapisan lain yang digabungkan fungsinya dengan Radiant Barrier sebagai material yang menghambat laju energi panas, sehingga dapat disebut sebagai produk INSULASI ATAP, bukan hanya sekedar produk Radiant Barrier saja.


Jadi dari penjelasan di atas kita bisa memahami bahwa fungsi dari penggunaan Insulasi Atap (Aluminium Foil Atap) adalah:
Mengisolasi suhu antara 1 sisi dengan sisi lainnya, dengan menghambat laju energi kalor, sehingga dampak yang terjadi adalah
>> Suhu yang lebih nyaman di dalam ruangan, sehingga bisa ditempati dengan lebih nyaman, mengurangi Heat Stress, menjadi lebih produktif dan juga menghemat energi listrik dari kinerja AC yg lebih rendah



Komentar